Posted by Arkoum Stanley on November 24, 2011 · 1 Comment
Dimuat di Majalah Misykat, Edisi 70/ Desember 2011 Tuhan memberikan mandat pada Muḥammad untuk merestorasi akhlak yang bejat[1]. Dan, menabur paham tauḥīd di saat masyarakat Arab khususnya, umumnya seluruh manusia saat itu, menyekutukan Tuhan. Ini adalah rahmat bagi semesta raya (QS al-‘Anbiyā: 107). Dalam perjalanan dakwahnya, dengan bimbingan Jibril, nabi tidak membabi buta mengebiri budaya [...]
Baca Selengkapnya....Posted by Arkoum Stanley on May 26, 2011 · 0 Comment
Perbedaan hal biasa dalam Islam. Dan agama ini menghargainya, seperti kata kalimat hikmah, ”Ikhtilaf al a’immah rahmatun lil ummah, perbedaan para imam menjadi rahmat bagi ummat.” Sebaliknya, Islam tidak mengajarkan untuk merasa benar sendiri (truth claim). Ironisnya, banyak kalangan (baca: kelompok) yang merasa bahwa tiket masuk surga hanya akan diberikan pada mereka, yang lain haram. [...]
Baca Selengkapnya....